Home » » 3 Jenis Biaya yang Ditanggung Sejak Awal Merintis Bisnis

3 Jenis Biaya yang Ditanggung Sejak Awal Merintis Bisnis

Merintis bisnis sendiri adalah langkah tepat untuk bisa meraih mimpi yang selama ini dimiliki dan untuk lebih leluasa dalam menjalankan roda bisnis tersebut. Sebab ketika berstatus sebagai karyawan untuk bisnis orang lain, maka akan bekerja sesuai tuntutan dan aturan orang lain. Sehingga kurang leluasa dan perlu bekerja sesuai dengan aturan yang kadang tidak disukai. 

Maka tidak ada alasan untuk mengabaikan kesempatan mendirikan bisnis sendiri, karena bisa menjadi bos dan bekerja sesuai kondisi. Hanya saja untuk sukses dengan bisnis sendiri diperlukan usaha ekstra dan persiapan matang. Selain itu perlu ditunjang pula dengan sektor modal yang kuat, karena sejak dirintis biaya-biaya yang ditanggung cukup banyak.

3 Jenis Biaya yang Ditanggung Sejak Awal Merintis Bisnis

Jenis Biaya Saat Merintis Bisnis Sendiri 

Terdapat sejumlah biaya yang perlu diketahui dan ditanggung saat merintis bisnis pribadi, sehingga perlu menyiapkan modal yang sesuai. Jenis biaya ini antara lain: 

1. Biaya Investasi Awal 

Biaya pertama masuk ke dalam kategori biaya investasi awal, dan berkaitan dengan biaya-biaya yang pertama kali muncul saat merintis bisnis. Biaya ini meliputi biaya untuk menyewa tempat atau membangun tempat usaha, biaya membeli perlengkapan kantor, biaya membeli mesin operasional, dan semacamnya. 

Jika memilih menyewa tempat maka biaya sewa sudah termasuk ke dalam investasi awal. Sebab sebelum bisnis berjalan Anda sudah mengeluarkan dana untuk bisa memakai tempat tersebut. Penting untuk memilih tempat terbaik dilihat dari fasilitas sampai lokasi, sehingga berdampak baik bagi bisnis. 

2. Biaya untuk Penyediaan Barang Dagangan 

Biaya berikutnya merupakan biaya untuk kerja sehingga merupakan biaya yang dikeluarkan untuk bisa segera menjalankan bisnis. Yakni berkaitan dengan penyediaan bahan baku maupun produk dagangan itu sendiri. Misalnya saja Anda berencana menjual produk pakaian bayi dengan harga kulakan Rp 10.000 per potong. 

Jika butuh 20 potong baju maka akan mengeluarkan modal Rp 200.000 untuk menyediakan stok jualan. Biaya yang berhubungan dengan penyediaan barang dagangan, dan berhubungan dengan supplier akan masuk ke kategori ini. 

4. Biaya Operasional 

Biaya selanjutnya adalah biaya untuk kegiatan operasional yang akan muncul ketika bisnis sudah mulai dirilis. Biaya ini meliputi biaya tagihan listrik, air, dan tagihan apapun berkaitan dengan fasilitas di tempat bisnis yang tadi disewa atau dibangun. Biaya ini akan muncul ketika tempat sudah digunakan sehingga jika belum maka biaya ini juga belum muncul. 

Merintis bisnis memang selain memerlukan persiapan mental juga memerlukan persiapan modal yang cukup. Sebab sejak awal ada sejumlah biaya yang perlu ditanggung, dan akan terus seperti ini sampai terjadi penjualan barang atau jasa yang disediakan. Bahkan biaya ini akan membengkak karena di awal-awal bisnis didirikan tentunya belum memiliki pelanggan, artinya belum ada pemasukan.

0 komentar:

Posting Komentar