Jhova Pulsa - Pusat Deposit Pulsa Elektrik Murah





Belajar Fungsi String Pada Excel dengan Mudah

Di dalam microsoft excel terdapat fungsi string yang gunanya adalah untuk memanipulasi data karakter atau string. String sendiri adalah kumpulan dari angka, karakter, kombinasi huruf dan angka.

Jika kamu pernah menemukan string seperti ini: TI32-2008-023 string ini tentu memiliki makna. TI32 sendiri artinya jurusan Teknik Informatika Angkatan 32, kemudian 2008 untuk tahun masuk sedangkan 023 adalah nomor urut. 

Jadi kita bisa manipulasi string sesuai yang kita mau. Jika kamu ingin mengenal fungsi string lebih banyak, silahkan simak pembahasan berikut ini.

Fungsi String Pada Excel

Ada beberapa fungsi dalam excel yang biasanya diambil dari sebuah string misalnya:

1. Fungsi Left

Di dalam aplikasi pengolah angka atau microsoft excel, fungsi LEFT akan memungkinkan kita untuk dapat mengambil substring dari string. Rumus fungsi LEFT adalah sebagai berikut:

Left(Text,number_of_characters)

Dari rumus ini bisa kita lihat bahwa text merupakan string yang nantinya akan diambil sedangkan number of character merupakan jumlah karakter yang diambil yang dimulai dari paling kiri.

2. Fungsi MID

Ada juga fungsi MID dimana fungsi ini akan digunakan untuk mengambil substring dari string yang posisinya bisa dari manapun juga. Rumus fungsi MID sendiri adalah sebagai berikut:

Mid(Text, start_positition,number_of_characters)

Jadi disini teks adalah string yang akan diambil, sementara start position adalah posisi diambilnya karakter yang ada di dalam string dan number of characters merupakan jumlah karakter yang diambil.

3. Fungsi RIGHT

Di dalam excel juga terdapat fungsi RIGHT dimana fungsi ini digunakan untuk mengambil substring dari string yang paling kanan karakternya. Sintaks fungsi RIGHT adalah sebagai berikut:

Right(Text,number_of_characters) 

Text adalah string yang diambil, number of characters adalah jumlah karakter yang diambil yang letaknya dari paling kanan. 

4. Fungsi Concatenate

Fungsi ini fungsinya adalah untuk menggabungkan 2 string atau lebih. Rumus fungsi Concatenate adalah sebagai berikut:

Concatenate(Tex1,tex2,...,text n) sampai dengan 30 string yang bisa digabungkan disini. Selain itu, concatenate ini juga bisa menggunakan operasi “&”.

5. Fungsi LEN

Fungsi LEN adalah salah satu fungsi yang ada di dalam microsoft excel yang fungsinya adalah untuk menghitung berapa panjang karakter. Rumus fungsi Len sendiri sangat sederhana yakni:

Len(Text) dimana text adalah string yang nantinya dihitung berapa karakternya.

6. Fungsi Lower

Selain fungsi LEN ada fungsi Lower dimana fungsi ini gunanya adalah mengkonversikan semua huruf atau kata yang ada pada string menjadi huruf yang kecil. Jika pada string bentuknya huruf atau kata, fungsi lower ini tidak akan berfungsi. Rumus fungsi lower sebagai berikut:

Lower(text) dimana text merupakan string yang nantinya ingin diubah jadi huruf kecil semua.

7. Fungsi Upper

Pada fungsi upper ini tujuannya adalah mengubah teks menjadi huruf besar. Rumus untuk fungsi UPPER ini adalah sebagai berikut:

Upper(tex) dimana text ini merupakan string yang nantinya akan diubah ke dalam huruf besar semuanya.

8. Fungsi Proper

Pada fungsi Proper kegunaannya adalah untuk mengubah karakter pertama menjadi huruf besar dan sisanya adalah huruf kecil. Rumus fungsi Proper sebagai berikut:

Proper(Text) dimana text ini adalah string yang akan diubah karakter pertamanya jadi huruf besar dan sisanya huruf kecil.

Dan masih banyak lagi fungsi string lainnya yang perlu kamu pelajari terkait cara dan kegunaannya. Karena dengan memahami fungsi string, kamu akan lebih mudah menggunakan program microsoft excel.

Memahami Rumus SUMIF dan COUNTIF dalam Excel dan Kegunaannya

SUMIF dan COUNTIF ternyata sangat penting bagi orang-orang yang akan membuat laporan keuangan lewat microsoft excel. Microsoft Excel sendiri merupakan salah satu produk dari Microsoft Office yang tujuannya adalah membantu pengguna dalam mengolah angka.

Jika pada Microsoft Word kamu bisa mengolah kata tapi pada microsoft Excel ini kamu bisa mengolah data berupa angka dengan lebih mudah dan cepat.

Excel punya berbagai rumus fungsi yang bisa diterapkan ke dalamnya. Dan di setiap rumus tersebut punya masing-masing fungsinya ada yang berfungsi untuk menjumlahkan, mengurangi bahkan perhitungan yang rumit sekalipun bisa dihitung dengan menggunakan rumus fungsi.

Jika dilihat sekilas mungkin kamu akan mengira jika penerapan rumus-rumus yang ada di excel ini sangat sulit. Tapi, apabila kamu dapat memahaminya dengan benar, maka rumus-rumus tersebut akan menolong kamu dalam mengolah angka bahkan yang sulit dihitung secara manual.

Ada dua rumus fungsi di excel yang namanya cukup terkenal yakni rumus SUMIF dan rumus COUNTIF. Keduanya dapat kamu gunakan pada saat membuat laporan keuangan jadi tidak perlu repot hitung banyak angka dengan cara manual lagi. 

Fungsi SUMIF dan COUNTIF di Excel

Berikut ini penjabaran fungsi SUMIF dan COUNTIF yang ada di dalam microsoft excel. Kamu harus memahaminya dengan baik supaya bisa menggunakannya nanti pada saat membuat laporan keuangan.

1. Fungsi SUMIF

Sebelum dapat menggunakan rumus fungsi SUMIF, tentu kamu harus mengenal fungsi ini terlebih dahulu.

Rumus fungsi SUMIF merupakan rumus gabungan dari SUM dan IF dimana SUM gunanya adalah untuk melakukan penjumlahan sementara IF gunanya untuk menentukan apakah kondisi yang terjadi TRUE atau FALSE.

Perlu diketahui, rumus SUMIF gunanya untuk melakukan penjumlahan dengan menggunakan beberapa kriteria tertentu. Kamu bisa gunakan fungsi SUMIF jika ingin menjumlahkan nilai yang berada di satu rentang yang memenuhi kriteria yang sudah ditentukan.

Contohnya,ada beberapa kolom berisi angka. Disini kamu hanya ingin menjumlahkan nilai-nilai di atas angka 5. Maka rumus fungsi yang dapat kamu gunakan adalah sebagai berikut: =SUMIF(B2:B25,”>5”).

Rumus fungsi SUMIF adalah sebagai berikut:

SUMIF(range,criteria,[sum_range]

Untuk cara menggunakan fungsi SUMIF ini sangat mudah jadi kamu bisa pilih sel kemudian ketik =SUMIF, sorot semua kolom untuk dianalisis, masukkan kategori yang mau kamu temukan, klik lagi dan seret sel baru tekan enter.

2. Fungsi COUNTIF

Selain fungsi SUMIF, pada saat membuat laporan keuangan kamu juga harus mempelajari rumus fungsi COUNTIF. Rumus fungsi ini adalah untuk menghitung jumlah sel yang didasarkan pada syarat atau kriteria tunggal.

Pada rumus COUNTIF ini bisa kamu gunakan untuk menghitung jumlah sel yang ada pada sebuah range data yang menurut kamu memenuhi kriteria ataupun syarat yang sudah kamu tentukan. 

Fungsi COUNTIF ini digunakan untuk menghitung jumlah data, menghitung jumlah sel, menghitung sel yang isinya teks tertentu atau bisa juga digunakan untuk menghitung jumlah angka dengan beberapa kriteria tertentu.

Misalnya kamu ingin menghitung sel yang terdapat kata “apel” di dalamnya, atau bisa juga hitung sel yang isinya adalah di atas angka 50. 

Untuk sintaks fungsi COUNTIF ini adalah sebagai berikut:

COUNTIF(Range;kriteria)

Saat menggunakan rumus COUNTIF ini, kriteria apapun harus disertakan tanda kutip ganda. Tapi, jika kriterianya numerik, tanda kutip tidak diperlukan.

Jadi sangat mudah sekali menggunakan rumus fungsi SUMIF dan COUNTIF ini. Kamu bisa pelajari dan pahami dulu dengan baik kemudian praktekkan pada lembar kerja excel.

Bagian-Bagian di Microsoft Excel yang Wajib Dipelajari

Seperti halnya di microsoft word yang memiliki banyak bagian di dalamnya, microsoft excel ini juga memilikinya. Microsoft excel adalah software pengolah angka yang wajib dipelajari terutama untuk orang-orang yang bekerja dengan menggunakan komputer.

Sebelum mempelajari microsoft excel lebih jauh, ada baiknya kenali dulu bagian-bagian yang ada di microsoft excel. Kamu juga harus tahu fungsi-fungsinya supaya bisa menggunakannya nanti.

Bagian-bagian Microsoft Excel Serta Fungsinya

Perlu diketahui jika microsoft excel memiliki beberapa bagian termasuk menu dan lembar kerja. Baik di microsoft office 2003 sampai yang terbaru 2016, tampilan microsoft excel tidak jauh berbeda. Berikut ini bagian-bagian menu di Microsoft Excel yang harus kamu ketahui.

1. Name box

Name box jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia artinya nama kotak. Di dalam excel terdapat kotak-kotak yang memiliki nama masing-masing sesuai dengan posisinya. Jika kotak berada di kolom A baris ke -1 maka name boxnya adalah A1.

2. Formula Bar

Disamping kolom name box ada kolom fx dimana kolom ini disebut formula bar. Jika di perhatikan ini merupakan isi yang ada di name box tersebut. Jadi apabila di lembar kerja masih kosong, maka di formula bar ini juga kosong.

3. Menu Bar

Seperti di microsoft word, pada microsoft excel ini juga ada menu bar yang terdiri dari beberapa menu utama. Menu bar membawahi menu lain yang dilengkapi icon-icon supaya memudahkan penggunaan. 

4. Column Name

Pada microsoft excel terdapat nama kolom atau column name. Bagian dari excel ini merupakan inisial dari huruf yang berurutan dimulai dari huruf A sampai z. 

5. Title Bar

Title Bar atau baris judul digunakan untuk menunjukkan nama file. Jadi jika kamu memberikan nama pada saat penyimpanan file tersebut maka nama itulah yang akan muncul pada title bar.

6. Sheet

Beda dengan microsoft word, lembar kerja pada excel dibuat dalam berlembar-lembar atau bersheet. Jadi pada setiap sheet terdapat banyak lembar di dalamnya. Kamu bisa tambahkan sheet sesuai kebutuhan. 

Tapi biasanya meski project yang dibuat banyak, kita akan butuh satu file karena ada banyak sheet di dalamnya. Sheet ini letaknya di bawah lembar excel.

7. Line name

Jika pada microsoft word baris-barisnya tidak memiliki nomor beda dengan microsoft excel yang terdapat nomor urut di dalamnya.

8. Scroll Bar

Di excel, scroll bar memiliki dua bagian yakni bagian samping dan juga bawah. Pada bagian samping fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan kertas beda halnya dengan disamping yang fungsinya untuk menggeser ke kiri dan ke kanan.

Itulah tadi sedikit pembahasan tentang bagian-bagian yang ada di dalam microsoft excel. Semoga kamu bisa memahami dengan baik sehingga bisa menggunakan microsoft excel dengan benar.