Jhova Pulsa - Pusat Deposit Pulsa Elektrik Murah


Mau Usaha Pulsa Untung Besar

Promo Daftar Master Dealer Pulsa & Aplikasi Roket Pulsa

Free Konsultasi ( Silahkan Tanyakan Langsung ke Whatsapp Kami )







Mau Usaha Pulsa Untung Besar

Promo Daftar Master Dealer Pulsa & Aplikasi Roket Pulsa

Free Konsultasi ( Silahkan Tanyakan Langsung ke Whatsapp Kami )


Tahapan Mengganti Listrik Pascabayar ke Prabayar

Sejumlah pengguna listrik pascabayar mengeluhkan tagihan yang semakin meningkat belakangan ini. Hal ini tampak berbeda dengan pengguna listrik prabayar yang tidak mengalami kenaikan secara signifikan.

Selain itu, beberapa risiko lain pun kerap dialami pengguna listrik pascabayar mulai dari sulitnya mengontrol penggunaan listrik sehingga berdampak pada tingginya tagihan di akhir bulan, sanksi denda pemutusan, ataupun lainnya. beberapa hal inilah yang akhirnya membuat pengguna listrik pascabayar ingin beralih ke listrik prabayar.

Lantas, bagaimana cara atau tahapan yang harus dilakukan bila ingin merubah listrik pascabayar menjadi prabayar? Simak penjelasannya berikut.

Cara Mudah Merubah Listrik Pascabayar menjadi Prabayar

Ada beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan ketika Anda ingin merubah listrik pascabayar menjadi prabayar. 

1. Tahap Pertama

Pastikan pembayaran listrik pascabayar Anda selama ini berjalan lancar. Bila ada tagihan listrik yang masih nunggak, Anda sebaiknya melunasi seluruh tagihan listrik berikut dengan dendanya. Hal ini penting untuk dilakukan sebelum Anda mengajukan proses perubahan listrik dari pascabayar ke prabayar.

2. Tahap Kedua

Bila segala urusan yang berkaitan dengan tagihan listrik pascabayar Anda telah lunas, Anda bisa langsung menyiapkan KTP asli serta fotokopi KTP pemilik bangunan rumah. KTP  pemilik bangunan ini digunakan untuk mendapatkan ID pelanggan pketika mengajukan perubahan listrik ke PLN.

Bila penanggung jawab bangunan ternyata berhalangan hadir ke PLN maka bisa diwakilkan kepada pihak lain dengan menyertakan surat kuasa. Pastinya, pihak yang mewakili harus menyediakan KTP. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan materai Rp 6.000 sebanyak 3 lembar.

3. Tahap Ketiga

Tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan bila ingin merubah listrik pascabayar ke prabayar adalah menghubungi contact center PLN di 123 untuk mendapatkan ID pelanggan dan melakukan registrasi. Pada tahapan ini, pihak PLN akan menanyakan tentang kondisi listrik Anda serta kemungkinan keinginan Anda untuk berganti ke listrik prabayar, termasuk adakah kemungkinan keinginan untuk meningkatkan daya listrik.

Selanjutnya, pihak PLN juga akan meminta Anda untuk datang langsung ke kantor PLN dengan membawa dokumen yang telah Anda siapkan pada tahapan kedua tadi. Bila Anda tidak berkeinginan untuk menambah daya maka Anda hanya perlu membayar biaya pulsa perdana sesuai dengan permintaan Anda. Sedangkan bila Anda ingin menambah daya listrik maka biaya yang dikenakan adalah biaya pulsa perdana serta biaya pemasangan.

4. Tahap Keempat

Setelah Anda melakukan tahapan pendaftaran maka Anda hendaknya bersabar menunggu proses verifikasi dari pihak PLN terkait proses pemasangan.

Hal ini berkaitan dengan kesiapan kondisi listrik Anda juga pihak PLN perlu melakukan analisis tentang kesiapan penunjang listrik sekitar apakah dibutuhkan penambahan jaringan atau bahkan perlu adanya penambahan gardu distribusi baru.

Beberapa tahapan di atas perlu Anda pahami bila Anda berkeinginan untuk mengubah listrik pascabayar ke listrik prabayar.

Waspadai Risiko Sistem Pembayaran System PayLater

Saat ini, sistem pembayaran PayLater mulai kian digandrungi karena dinilai sangat memudahkan bagi para konsumen. bahkan, berbagai perusahaan aplikasi besar pun beramai-ramai mempromosikan kemudahan fasilitas belanja sekarang bayar nanti untuk berbagai kebutuhan mulai dari pembelian makanan, traveling, dan lainnya.

meskipun tampak memudahkan konsumen, Anda sebaiknya juga bisa bersikap waspada. Pahami apa saja risiko sistem pembayaran PayLater tersebut supaya Anda tak perlu mendapatkan masalah finansial.

Inilah Risiko Sistem Pembayaran PayLater

Sebagai info, PayLater merupakan metode pembayaran dengan sistem yang hampir sama dengan kartu kredit. Perusahaan dengan layanan PayLater akan membayar tanggungan Anda terlebih dahulu dan nantinya Anda diwajibkan membayar tagihan dengan cara menyicil dalam masa periode tertentu.

Pastinya, adanya sistem pembayaran PayLater ini akan memudahkan para konsumen saat berbelanja mulai dari belanja gadget, bayar tiket transportasi, atau lainnya. Pembayarannya bisa dicicil setiap bulan sesuai dengan besaran dan periode yang diambil.

Meski terlihat memudahkan bagi konsumen, bila tak berhati-hati risiko terkena lilitan utang akan menanti. Inilah mengapa supaya Anda tak sampai terjerat utang yang bisa mengacaukan keuangan Anda, hendaknya pahami beberapa risiko sistem pembayaran PayLater ini.

1. Perilaku Konsumtif Berlebihan

Dengan adanya kemudahan sistem pembayaran belakangan, ini bisa mendorong seseorang ingin belanja secara berlebih bahkan kepada berbagai barang yang mungkin tak diperlukan. Perlu diingat, para pemilik bisnis dan pelaku usaha pastinya memiliki strategi pemasaran dan promo untuk bisa membuat produk-produknya laris melalui layanan pembayaran PayLater ini.

2. Terganggunya Pengaturan Keuangan 

Risiko lain yang siap menanti dengan adanya pembayaran PayLater adalah terganggunya pengaturan keuangan pribadi Anda. Mudahnya melakukan pembelian dengan sistem pembayaran belakangan dari berbagai aplikasi pastinya meningkatkan besarnya cicilan yang harus dibayar nantinya.

Sejumlah dana yang Anda sisihkan untuk membayar tagihan PayLater tersebut bisa saja digunakan untuk berbagai keperluan tak terduga. Hal ini pastinya meningkatkan risiko tidak mampu membayar tagihan.

3. Biaya yang Tak Disadari

Memilih sistem pembayaran yang mudah dan praktis memang bukanlah hal yangs alah. Hanya saja, banyak orang seringkali tidak memahami bahwa ketika mereka menggunakan fasilitas pembayaran PayLater maka ada berbagai biaya yang langsung aktif mulai dari biaya cicilan, biaya subscription, ataupun biaya-biaya lainnya yang berbeda di tiap aplikasinya. Biaya-biaya yang tak disadari ini bisa memberatkan ketika jatuh tempo penagihan tiba.

4. Peretasan Identitas

Risiko lain yang mungkin terjadi dengan adanya sistem pembayaran PayLater adalah bahaya peretasan identitas. Meskipun masing-masing aplikasi biasanya sudah dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi, hanya saja para kriminal siber pun pastinya akan mencari cara untuk bisa melakukan sejumlah aksi untuk mendapatkan keuntungan. Salah satunya dengan meretas database di akun-akun transaksi pengguna. 

Itulah beberapa risiko yang mungkin saja terjadi dengan adanya sistem pembayaran PayLater. Meski demikian, sistem pembayaran ini sebenarnya bisa sangat memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja. Tentunya, butuh sikap bijak dan waspada supaya beberapa risiko yang mungkin terjadi bisa dihindari.

Kenali Bahaya SMS Chat-V

Belakangan ini cukup banyak masyarakat yang mengeluhkan adanya kemungkinan serangan digital melalui SMS dalam bentuk tautan atau link yang mengharuskan pemasangan aplikasi tertentu. SMS yang dikenal dengan sebutan SMS Chat-V ini memiliki pengirim dari nomor telepon serta provider yang berbeda-beda mulai dari Telkomsel, XL, atau lainnya.

Meski pengirimnya tak sama, konten dan format SMSnya relatif sama yaitu menyapa nama orang yang dikirimi SMS serta ajakan untuk mengunduh aplikasi lengkap dengan tautannya. Lantas, benarkah SMS Chat-V ini berbahaya?

Bahaya SMS Chat-V

Anda mungkin pernah mendapat keluhan dari teman atau kerabat karena mendapatkan SMS berisi link atau tautan chat-v.com. Atau bahkan Anda sendiri pernah mendapatkan SMS semacam itu. Isi SMS Chat-V ini beragam tapi memiliki konten dan format yang hampir sama.

Misalnya:

  • “Sinta, bram kirimkan foto ke kamu. Unduh MiChat untuk melihatnya. Chat-v.com/s/7gi877.”
  • “Winda kirimk4an foto ke kamu, unduh MiChat untuk melihatnya chat-v.com/s/7vxul7.”
  • “Viona, tadi s4ya ketemu kamu di jalan. S4ya hampir g4k kennal. Ini benar” kamu? Chat-v.com/s/7j3oou.”

Kebanyakan bahasa yang digunakan dalam pesan singkat tersebut memang terkesan gaya bahasa alay yang banyak typo dan terkesan berantakan. Meski demikian, Anda sebaiknya berhati-hati bila mendapatkan SMS berisi tautan chat-v.com tersebut.

Anda sebaiknya tak perlu merasa penasaran untuk membuka link yang ada dalam pesan tersebut bila Anda tak ingin terperangkap dalam jebakan. Lebih baik abaikan bahkan hapus saja SMS tersebut dari ponsel Anda.

Bahaya terkait tautan chat-v.com ini dijelaskan oleh SAFEnet yang merupakan jaringan relawan bagi para pengguna internet. SAFEnet menjabarkan bahwa telah menerima banyak aduan dari sejumlah aktivis serta pengguna ponsel terkait kemungkinan serangan digital melalui SMS yang berisi link untuk memasang aplikasi tertentu.

Dari banyaknya pengaduan yang masuk tersebut akhirnya SAFEnet melakukan pemindaian terhadap konten SMS tersebut untuk mengetahui apakah ada kemungkinan bahayanya.

Dari pemindaian dengan dua website yaitu VirusTotal dan URLScan, hasilnya tautan chat-v.com termasuk kategori aman karena tidak ditemukan malware apapun pada tautan tersebut. Namun, ketika dicek dengan Sucuri.net ditemukan bahwa tingkat bahaya tautan tersebut masuk dalam kategori sedang.

Hal ini karena tautan tersebut tidak memakai https. Sucuri juga menunjukkan bahwa tautan itu bila diklik maka akan mengarahkan pada situs Play Store yang terlihat tidak mencurigakan. Namun, bila ditelusuri lebih jauh maka tautan tersebut mengarah pada pemasangan aplikasi MiChat yang bisa mengakses hampir semua konten pada Android.

Dari hasil temuan tersebut bisa disimpulkan bahwa pengiriman pesan spam chat-v untuk menginstal aplikasi MiChat dengan potensi ancaman rendah dan tidak terlalu berbahaya. Namun, hal ini sebaiknya juga perlu diantisipasi yaitu dengan tidak membuka link yang ada pada SMS serupa dan segera hapus pesan tersebut. Alangkah lebih baik bila pemilik ponsel memasang antivirus semacam Malwarebytes untuk menghindari peretasan melalui spyware.


Mau Usaha Pulsa Untung Besar

Promo Daftar Master Dealer Pulsa & Aplikasi Roket Pulsa

Free Konsultasi ( Silahkan Tanyakan Langsung ke Whatsapp Kami )