Home » » Sebelum Terlambat, Kenali Bahaya Dehidrasi pada Anak

Sebelum Terlambat, Kenali Bahaya Dehidrasi pada Anak

Pada dasarnya dehidrasi dapat dipahami sebagai kondisi tubuh yang mengalami kekurangan cairan. Apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Banyak faktor yang menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, seperti kegiatan fisik yang berlebihan, berada dalam cuaca terik, dan lain sebagainya.

Dehidrasi pun dapat terjadi kepada siapa saja termasuk kepada anak-anak. Tentunya dehidrasi yang terjadi kepada anak memiliki resiko bahaya yang cukup besar. Sebelum terlambat, moms yuk kita kenali 5 bahaya dehidrasi pada anak berikut ini.

Sebelum Terlambat, Kenali Bahaya Dehidrasi pada Anak

5 Bahaya Dehidrasi pada Anak yang Perlu Diketahui

Kita memahami bahwa tubuh sebagian besar terdiri atas air, sehingga membutuhkan pasokan cairan yang cukup untuk  dapat optimal dalam menjalankan metabolismenya. Hal ini juga diperlukan oleh anak-anak kita, terlebih jika dia berada dalam usia aktif. Tentunya ketika tubuh si buah hati mengalami dehidrasi, maka akan menimbulkan dampak bagi kesehatannya. Berikut ini sejumlah bahaya atau dampak dehidrasi pada anak yang perlu diketahui.

1. Gangguan Pencernaan

Bahaya pertama dari dehidrasi pada anak adalah gangguan pencernaan. Ketika tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), maka sistem pencernaan pun akan terganggu. Salah satu indikasinya adalah kotoran yang keluar cenderung akan keras (sembelit). Jika hal ini dibiarkan begitu saja, maka sudah pasti akan berbahaya bagi kesehatan buah hati kita. 

2. Resiko Dermatitis

Barangkali moms juga sering mengalami ketika tubuh dehidrasi, maka kulit pun cenderung akan kering. Hal ini juga dapat terjadi pada anak kita dan dapat menyebabkan dermatitis. Sebab ketika kulit kering maka sangat rentan untuk terkena penyakit kulit, seperti dermatitis ini. 

3. Menjadi Kurang Aktif

Bahaya ketiga yang juga perlu diketahui adalah dehidrasi dapat menyebabkan anak menjadi kurang aktif. Saat tubuh anak kekurangan cairan, maka aktivitas ototnya pun cenderung melemah, sehingga anak mudah lelah. Alhasil buah hati kita pun menjadi kurang aktif dari biasanya. 

4. Sakit Kepala

Bahaya keempat adalah kekurangan cairan pada anak dapat menyebabkan timbulnya sakit kepala. Tentunya kita orang dewasa cukup terganggu dengan sakit satu ini, apalagi jika terjadi pada anak-anak. Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala karena berkurangnya pasokan cairan yang dialirkan ke kepala. 

5. Gangguan Pada Fungsi Ginjal dan Jantung

Selain menimbulkan empat bahaya tadi, kekurangan cairan yang terjadi pada anak juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal dan jantung. Seorang pakar menjelaskan bahwa kekurangan cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan pada volume darah yang dipompa oleh Jantung. Sementara dehidrasi pun diketahui dapat merusak ginjal. 

Melihat besarnya bahaya yang ditimbulkan dari dehidrasi pada anak ini, maka penting bagi orang tua untuk senantiasa memperhatikan asupan air yang dikonsumsi anak. Pastikan setiap harinya buah hati memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya, terlebih ketika ia memiliki segudang aktivitas.

0 komentar:

Posting Komentar