Home » » Ada Yang Baru di Aplikasi PeduliLindungi

Ada Yang Baru di Aplikasi PeduliLindungi

Sudahkah Anda mencoba aplikasi PeduliLindungi? Aplikasi ini dikembangkan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan Kemenkes, Kementrian BUMN dan BNPB. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran covid-19. 

Ada Yang Baru di Aplikasi PeduliLindungi

Fitur teranyar pada PeduliLindungi

Fungsi aplikasi PeduliLindungi akan bekerja apabila bluetooth diaktifkan. Jika terdapat gawai lain yang juga terdaftar dalam sistem aplikasi, maka akan terjadi pertukaran ID anonim yang kemudian direkam oleh sistem. Proses ini akan sangat membantu mengidentifikasi dimana pengguna gadget berada dan dengan siapa saja ia berinteraksi. Sebab seringkali seseorang tidak ingat kemana saja dia pergi dan orang yang ditemui. 

Data pada aplikasi PeduliLindungi dijamin aman dalam format terenkripsi dan hanya bisa diakses jika pengguna memiliki resiko tertular virus corona dan dihubungi petugas kesehatan. Melalui cara ini, pencegahan penularan covid-19 dapat lebih cepat dilakukan.

Kabar terbaru dari Kemkominfo bersama Telkomsel menyatakan bahwa ada penambahan fitur baru pada aplikasi PeduliLindungi. Peluncuran ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih mudah menggunakannya saat menjalani New Normal. Fitur-fitur terbaru tersebut yaitu:

1. Digital Diary

Fitur ini menggunakan sistem QR Code dan akan hadir di minggu ketiga bulan Juni. Secara otomatis, setiap WNI atau WNA yang memasuki wilayah Indonesia melalui gerbang imigrasi akan langsung berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).

2. Registrasi hasil rapid test dan swab test

Berfungsi sebagai paspor, pengguna bisa menunjukkan hasil test baik rapid test maupun swab test pada masa relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rencananya, fitur tambahan kedua ini akan diluncurkan minggu pertama bulan Juli.

3. Face recognition

Tidak hanya smartphone saja yang memiliki fitur deteksi wajah, aplikasi PeduliLindungi juga akan memilikinya mulai minggu kedua bulan Juli. Namun, face recognition dalam aplikasi akan mendeteksi apakah pengguna memakai masker atau tidak, dan ada fungsi pengukur suhu tubuh, serta akan aktif saat akan memasuki area publik. 

4. PeduliLindungi Non-smartphone

Di Indonesia masih banyak yang memakai handphone biasa, bahkan Menkominfo menyatakan jumlahnya lebih besar daripada mereka yang sudah terbiasa menggunakan smartphone. Untuk itu, diharapkan ada fitur khusus bagi pengguna non-smartphone agar tetap mendapatkan manfaat dari aplikasi ini.

5. Software Development Kit (SDK)

Fitur ini berupa software yang ditargetkan meluncur pada minggu keempat bulan Juli. Gunanya agar bisa terintegrasi dengan aplikasi lain seperti Gojek. Driver akan mendapatkan informasi area mana yang masih bisa didatangi atau telah memberlakukan protokol medis bagi pengunjung apabila penumpang ingin diantarkan ke suatu mall, restoran atau gedung tertentu. 

Upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus corona dalam negeri bukan saja tanggungjawab pemerintah dan tenaga medis. Dibutuhkan partisipasi masyarakat agar masa pandemi cepat berakhir. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan segera menginstal dan membuat akun pada aplikasi PeduliLindungi. Lebih cepat Anda mengetahui data terkini tentang peta penyebaran dan siapa saja yang kemungkinan memiliki resiko tinggi terkena covid-19 di sekitar Anda, akan lebih mudah pihak terkait melakukan tindakan selanjutnya.

0 komentar:

Posting Komentar