Home » » Kebijakan Menteri Pendidikan selama Masa Darurat Corona

Kebijakan Menteri Pendidikan selama Masa Darurat Corona

Hingga saat ini pandemi corona belum bisa diredam. Penyebarannya memang terbilang cukup masif dan cepat sehingga membuat pemerintah harus membuat berbagai kebijakan guna mencegah penyebaran virus corona semakin luas. Salah satunya adalah imbauan untuk jaga jarak dengan tetap di rumah kecuali untuk hal-hal yang bersifat urgent dan mendesak. Dampak corona pun begitu luas dan terbilang cukup serius. Sektor pendidikan pun menjadi salah satu yang terdampak sehingga ada beberapa kebijakan yang harus diambil pemerintah selama masa darurat corona.

Kebijakan Menteri Pendidikan selama Masa Darurat Corona

Kebijakan Pemerintah terkait Pendidikan saat Pandemi Corona

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan pun mengambil beberapa kebijakan di bidang pendidikan terkait kasus virus corona yang kini melanda Indonesia. Kebijakan tersebut mencakup hampir semua jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga bangku perkuliahan.

1. Pembelajaran Online bagi Anak Sekolah

Adanya penyebaran virus corona yang cukup cepat membuat pemerintah mengambil langkah untuk menutup sekolah selama masa darurat corona. Kebijakan ini telah mendapatkan perpanjangan dari jadwal sebelumnya yang hanya berlaku selama dua minggu pasca Indonesia diumumkan dalam masa darurat corona. Dengan adanya kebijakan penutupan sekolah sementara maka kegiatan belajar mengajar pun dialihkan menjadi sistem online. Kebijakan penutupan sekolah sementara dan mengganti dengan metode belajar online ini diambil untuk menekan angka penularan wabah corona yang berlaku bagi seluruh siswa tingkat TK hingga SMA dan sederajat.

2. Kuliah Online

Bukan hanya anak-anak di bangku sekolah yang mendapatkan kebijakan untuk belajar online. sebagian besar universitas di Indonesia pun telah menerapkan kelas jarak jauh atau kelas online sebagai bentuk upaya mencegah penularan virus corona semakin luas. Bahkan, selain proses belajar dan mengajar, sejumlah kampus pun mengambil kebijakan yang berlaku hingga akhir semester genap dengan memberlakukan semua kegiatan perkuliahan dilakukan secara online termasuk UTS, UAS, praktikum, seminar proposal, bimbingan tugas akhir, dan lainnya. perkuliahan online dilakukan dengan menggunakan aplikasi online seperti email, media sosial online, ataupun aplikasi video conference.

3. Ditiadakannya UN 2020

Pemerintah pun telah mengambil keputusan bahwa Ujian Nasional (UN) 2020 secara resmi ditiadakan untuk tingkat SD hingga SMA sederajat. Opsi kelulusan yang bisa diambil adalah dengan melakukan Ujian Sekolah Berstandar Nasional online ataupun menerapkan metode kelulusan dengan mempertimbangkan nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah.

4. UTBK SBMPTN 2020 Diundur

Kebijakan pendidikan lain yang diambil selama wabah corona adalah adanya penundaan pendaftaran dan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer 2020. Nantinya, info kapan pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 akan diberikan ketika situasi sudah pulih.

Adanya wabah corona memang berdampak sangat luas dan hampir ke semua lini kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Patuhi kebijakan yang telah diambil pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Semoga wabah corona segera berlalu dan situasi pun segera pulih kembali.

0 komentar:

Posting Komentar