Home » » Jenis Bantuan Dari Pemerintah Selama Corona

Jenis Bantuan Dari Pemerintah Selama Corona

Presiden Indonesia, Joko Widodo, beserta jajaran pemerintah mengumumkan beberapa jenis bantuan yang bisa didapatkan masyarakat selama karantina dalam wabah virus corona. Hal ini terkait dengan status darurat kesehatan masyarakat yang diterapkan presiden dalam menyiasati penyebaran virus corona yang disebut PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Namun PSBB ini pasti berpengaruh bagi turunnya perekonomian masyarakat kelas bawah. Untuk itu, seiring dengan kebijakan ini, pemerintah juga berinisiatif meringankan beban masyarakat tersebut dengan beberapa bantuan berikut.

Jenis Bantuan Dari Pemerintah Selama Corona

Bantuan Pemerintah Bagi Terdampak Corona

1. Meningkatkan Jumlah Penerima Kartu Prakerja

Presiden Jokowi akan meningkatkan jumlah penerima kartu prakerja. Hal ini diperuntukkan untuk pekerja informal yang kesulitan ekonominya karena daya beli masyarakat yang turun di tengah PSBB ini. Jumlah ini meningkat menjadi 5,6 juta pekerja informal dan pelaku usaha mikro yang ekonominya menurun kare wabah corona. Nilai manfaat yang diterima dari Rp 650.000 hingga Rp 1 juta untuk satu bulan selama 4 bulan mendatang. Dari data ini, bisa disimpulkan bahwa pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp 20 triliun dari anggaran sebelumnya yang sebesar Rp 10 triliun.

2. Meningkatkan Jumlah Penerima Kartu Sembako

Jumlah penerima kartu sembako akan ditingkatkan dari 15,2 juta orang menjadi 20 juta orang. Selain itu nilai nominalnya naik dari 30 persen dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 dan bantuan akan diberikan selama 9 bulan. Kartu sembako ini diperuntukkan bagi rakyat miskin yang kesulitan ekonomi dampak wabah virus corona. Kartu ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok untuk kehidupan sehari-hari.

3. Memberikan Listrik Gratis

Berhubungan dengan konsumsi listrik, pemerintah membantu pelanggan listrik 450 VA secara penuh dan pelanggan listrik 900 VA dengan setengah harga atau diskon 50%. Bantuan listrik gratis ini untuk listrik prabayar dan pascabayar dan berlaku dalam tiga bulan, dari April hingga Juni 2020. Hal ini dimaksudkan untuk membantu perekonomian keluarga lapisan bawah di Indonesia dengan syarat dan ketentuan berlaku. 

4. Meningkatkan Jumlah Penerima Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program yang telah dijalankan Kementerian Sosial untuk membantu keluarga miskin. Pada awalnya keluarga penerima PKH berjumlah 9,2 juta dan sekarang meningkat menjadi 10 juta penerima manfaat. Besaran manfaatnya akan naik menjadi 25 persen. Komponen ibu hamil naik dari 2,4 juta menjadi 3 juta tiap tahun, begitu juga komponen usia dini. Untuk komponen disabilitas senilai Rp 2,4 juta per tahun. Kebijakan ini berlaku sejak April 2020.

5. Meringankan Pembayaran Kredit

Keringanan ini diberikan bagi pekerja informal yang meliputi sopir taksi, ojek online, pengusaha UMKM, dan nelayan harian yang mempunyai kredit di bawah Rp 10 miliar. OJK telah menerbitkan kebijakan ini dan berlaku mulai bulan April. Prosedur pengajuannya tidak perlu ke bank atau leasing, hanya melalui email atau WhatsApp. 

Itulah tadi jenis bantuan dari pemerintah Indonesia untuk masyarakat menengah bawah yang sedang menghadapi PSBB karena penyebaran wabah virus corona. Diharapkan masyarakat mendapatkan bantuan yang diberikan pemerintah secara merata sehingga tidak terjadi kesenjangan ekonomi yang cukup drastis.

0 komentar:

Posting Komentar