Home » » Beda Stok H2H dengan Stok Pulsa Biasa

Beda Stok H2H dengan Stok Pulsa Biasa

Stok h2h, barangkali bagi orang awam dalam bisnis pulsa, hal ini masih terdengar asing. Pada umumnya masyarakat hanya mengenal satu jenis stok dalam bisnis pulsa, yaitu “stok biasa”. Akan tetapi dalam bisnis pulsa, kini dikenal satu jenis stok lagi, yaitu stok jenis H2H. Masing-masing jenis stok pulsa ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Maka dari itu, bagi Anda para pemula dalam bisnis pulsa, wawasan seputar stok ini wajib Anda pahami. Lalu apakah ada perbedaan yang signifikan antara masing-masing jenis stok tadi?

Apabila dilihat dari sisi pemanfaatannya, antara stok pulsa biasa dan stok pulsa h2h memang tidak begitu terlihat perbedaannya. Keduanya jenis stok ini sama-sama digunakan untuk menunjang transaksi pulsa yang diinginkan. Akan tetapi keduanya memiliki perbedaan dari jumlah pulsa yang dapat dimanfaatkan. Stok pulsa h2h2 dianggap memiliki jumlah pulsa yang lebih besar jika dibandingkan dengan stok pulsa biasa. Sehingga stok jenis h2h ini kerap kali menjadi pilihan oleh para pebisnis dalam menjalankan bisnisnya. Lantas mengapa terdapat perbedaan jumlah pulsa tersebut?

Stok pulsa biasa umumnya dijalankan dengan hanya menggunakan satu server saja, sehingga jumlah pulsa pun menjadi terbatas pada satu server tersebut. Akan tetapi, stok h2h diaplikasikan dengan memanfaatkan dua server sekaligus. Alhasil besaran pulsa yang tersedia sebagai stok akan jauh lebih besar dari pada stok biasa. Sebagai contoh, stok biasa dengan satu server memiliki 500.000 pulsa, sementara itu karena h2h menggunakan dua server stok yang tersedia dapat berjumlah 1.000.000. Cukup besar jelas bukan perbedaannya?

Di samping berbeda dalam sisi jumlah stok yang dapat digunakan, ternyata stok biasa dan stok jenis h2h juga memiliki perbedaan dari efisiensi waktu transaksi. Apabila Anda menggunakan stok jenis h2h, maka transaksi akan lebih memakan waktu pada saat Anda beralih dari server satu ke server lainnya. Sementara stok jenis biasa (satu server) akan dapat melakukan transaksi dengan efisiensi waktu yang lebih baik. Meskipun stok biasa lebih unggul dari sisi efisien waktu, namun stok jenis h2h juga memiliki keunggulan dari sisi kelancaran transaksi. Mengapa demikian?

Sebagaimana Anda ketahui bahwa stok h2h memiliki jumlah pulsa yang lebih besar dari stok biasa (satu server). Sehingga hal ini akan memungkinkan para pemilik outlet pulsa tetap mampu melayani permintaan transaksi pulsa dengan lancar. Hal ini tentu berbeda dengan kelancaran pada transaksi dengan jenis stok biasa. Transaksi akan mengalami hambatan jika stok pada server tersebut minim atau bahkan habis. 

Lantas dari perbedaan yang ada, stok pulsa jenis apa yang baik untuk digunakan. Sebenarnya penggunaan stok pulsa ini tergantung dari kebutuhan bisnis Anda. Antara stok h2h dan stok pulsa biasa memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Anda dapat menyiasatinya dengan memilih jenis stok yang sesuai dengan kebutuhan bisnis pulsa Anda.

0 komentar:

Posting Komentar