Home » » Master Dealer Pulsa Vs Agen Pulsa; Untung Mana?

Master Dealer Pulsa Vs Agen Pulsa; Untung Mana?

Masih tentang semangat berbisnis pulsa. Ya, bisnis ini tidak bisa dianggap receh karena faktanya sudah cukup banyak pengusaha atau pebisnis pulsa yang sukses. Lalu, jika ingin menekuni bisnis ini, pilih sebagai master dealer pulsa atau agen pulsa? Coba perhatikan penjelasan singkat dan sederhana di bawah ini sebelum menentukan apakah menjadi agen pulsa atau sebagai master dealer pulsa.


Master Dealer Pulsa Vs Agen Pulsa

Sebelum memahami lebih jauh, ada baiknya mengenal dua jenis bisnis tersebut karena keduanya memang berbeda:
  • Master Dealer Pulsa
Seorang master dealer pulsa, akan membeli pulsa pada penyedia pulsa all operator yang sering disebut dengan istilah server pulsa. Server pulsa ini bisa menjual pulsa elektrik dengan harga khusus atau bisa dikatakan lebih murah. Selanjutnya, master dealer pulsa ini menjual pulsanya pada pihak agen pulsa atau bisa disebut juga konter pulsa. Di sini, sudah paham kan urutan distribusi pulsa sebelum sampai ke HP pembeli pulsa.

Nah, untuk menjadi master dealer pulsa ini biasanya ada beberapa persyaratan dan salah satunya adalah jumlah deposit yang harus dibayarkan. Biasanya, jumlah deposit yang harus dilakukan oleh master dealer pulsa ini berkisar di angka Rp 500.000 minimal. Artinya, untuk menjadi seorang master dealer pulsa, ada modal lumayan besar yang harus disiapkan daripada hanya menjadi agen pulsa.

Tentu saja, semakin besar depositnya, semakin banyak keuntungan master dealer pulsa. Ini karena ia dapat menjual pulsa ke lebih banyak agen yang artinya, ia bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak. Keuntungan master dealer pulsa ini bisa didapatkan dari setiap transaksi dengan agen pulsa. Mereka juga dapat menentukan atau mensetting sendiri harga setiap pulsa kepada agen. Jadi, misal pulsa 10.000 dari pihak server bisa dibeli dengan harga 8.000 atau 9.000 dan menjual ke agen dengan harga 10.000 atau lebih.
  • Agen Pulsa
Agen pulsa bisa disebut juga kios atau konter. Mereka bisa melakukan penjualan pulsa dengan deposit yang lebih rendah antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000 minimal. Dia mendapatkan keuntungan dari selisih transaksi dengan master dealer dan markup harga pasaran kepada pembeli. 

Dari sini pula kemudian pihak agen dapat memilih mana master dealer pulsa yang dapat memberikan keuntungan lebih besar. Sebagai contoh, untuk pulsa 10.000, pihak agen membeli dari master dealer pulsa A dengan harga 9.750 sedangkan dari master dealer pulsa B, ia bisa membeli dengan harga 10.000. Di sini, walaupun agen menjual pulsa 10.000 dengan harga 10.500 dia sudah untung. Kabar baiknya, agen bisa menjual pulsa 10.000 kepada pembeli dengan harga 12.000 bahkan 12.500 atau lebih.

Sekarang, Anda sudah bisa menentukan apakah menjadi master dealer pulsa atau hanya menjadi agen pulsa saja? Master dealer pulsa ini mendapat keuntungan dari agen sehingga dia harus mencari banyak agen. Sedangkan agen mendapat keuntungan dari pembeli. Sudah tahu bedanya kan? Ayo bisnis pulsa!

0 komentar:

Posting Komentar