Home » » Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Stok Pulsa Bank

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Stok Pulsa Bank

Ketersediaan stok pulsa saat ini sudah jauh lebih beragam dibandingkan sebelumnya. Hal ini memang cukup masuk akal melihat perkembangan teknologi yang juga sangat berkembang belakangan ini. Saat ini, peluang bisnis pulsa pun sudah lebih meluas bahkan sudah menjangkau di dunia perbankan. Hampir seluruh bank yang ada di Indonesia telah terhubung dengan layanan e-commerce yang sangat memudahkan bagi masyarakat terutama nasabahnya untuk melakukan sejumlah pembayaran termasuk untuk membeli voucher pulsa. 
Meski terlihat bank yang menjadi penyedia pulsa, sebenarnya pihak perusahaan bank bukanlah sebagai penjual pulsa yang mana mendapatkan keuntungan dari setiap pulsa yang dibeli oleh nasabah. Bank tidak berperan sebagai server pulsa. Bank hanya menyediakan layanan pengisian pulsa dengan sistem profit sharing dengan operator pada tiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Karena tidak berperan sebagai server pulsa maka nasabah tidak akan bisa melakukan komplain ketika terjadi masalah dalam pengisian pulsa tersebut kepada pihak bank. 

Stok pulsa bank dilandaskan pada kerja sama dari pihak bank dengan server pengisian pulsa. Dalam melakukan transaksi pengisian pulsa, bank tidak menggunakan chisp khusus sebagaimana yang yang sering digunakan konter ataupun server pulsa lainnya. Di sisi lain, bank tidak akan menerima komplain dari nasabah ketika ada kegagalan transaksi pengisian pulsa karena ini memang bukan tanggung jawab pihak bank. Ketika memang terjadi suatu masalah seperti gagal dalam pengisian pulsa maka pihak bank biasanya akan mengarahkan nasabah tersebut pada pihak operator yang bersangkutan untuk mendapatkan solusi. Jadi bank bukan sebagai penjual pulsa melainkan hanya sebagai perantara yang mendapatkan fee atas transaksi yang dilakukan nasabahnya setiap mengisi pulsa.

Inilah mengapa penting bagi Anda untuk memahami kelebihan dan kelemahan dari layanan stok pulsa dengan menggunakan layanan perbankan. Adapun kelebihannya adalah transaksi tersedia selama 24 jam non stop. Hal ini tentu akan sangat memudahkan bagi nasabah untuk mengisi pulsa sewaktu-waktu. Selain itu, pengisian pulsa melalui layanan perbankan juga tidak ada batasan regional sehingga di manapun Anda berada maka Anda akan tetap bisa melakukan pengisian pulsa, tentunya selama saldo pada akun rekening Anda mencukupi.

Selain itu, pengisian pulsa dengan memanfaatkan stok pulsa bank juga memiliki beberapa kelemahan. Dalam transaksi ini notifikasi pulsa yang masuk bisa sedikit lambat pasca terjadinya transaksi. Transaksi pengisian pulsa bisa saja mengalami penundaan bahkan gagal. Selain itu, layanan pengisian pulsa ini belum menyediakan sistem pengecekan transaksi yang dilakukan apakah berhasil masuk ke nomor yang diisi atau belum. Bila terjadi suatu kegagalan pengisian maka tidak ada sistem pengembalian dana. Pihak bank tidak menerima komplain terkait kendala atau masalah pengisian pulsa melalui layanan bank. 

Dengan melihat beberapa kelebihan ataupun kelemahannya, Anda bisa mempertimbangkan apakah ingin menggunakan layanan stok pulsa bank atau memilih sistem pengisian pulsa lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar