Home » » Negara Ini Dijadikan Tolak Ukur Pendidikan di Indonesia

Negara Ini Dijadikan Tolak Ukur Pendidikan di Indonesia

Pandemi corona memberikan pengaruh besar terhadap hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk di sektor pendidikan. Pola pendidikan di dunia bahkan telah mengalami perubahan akibat adanya pandemi ini. Bagaimanapun selama pandemi corona berlangsung, perubahan budaya termasuk dalam dunia pendidikan mengalami sejumlah perubahan.

Perubahan budaya ini diprediksi juga akan berpengaruh terhadap sistem dan cara bekerja di masa depan. Inilah mengapa Presiden Joko Widodo meminta supaya pola pendidikan di Indonesia juga turut berubah dengan mengikuti sejumlah negara lain yang sudah berhasil beradaptasi guna mempersiapkan untuk membentuk SDM yang berkualitas nantinya.

Negara Ini Dijadikan Tolak Ukur Pendidikan di Indonesia

Negara yang Jadi Tolak Ukur Pendidikan Indonesia

Adanya pandemi corona, Indonesia harus siap untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di dunia. Salah satunya dengan mempersiapkan perubahan pola pendidikan Indonesia. Dalam sebuah rapat terbatas yang membahas peta jalan pendidikan tahun 2020-2035, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk menjadikan beberapa negara sebagai tolak ukur pendidikan Indonesia seperti Australia, Finlandia, Jerman, serta Korea Selatan. 

Keempat negara tersebut menjadi tolak ukur pendidikan untuk masing-masing jenjang.  Australia dijadikan tolak ukur pendidikan anak usia dini, Finlandia sebagai tolak ukur pendidikan di tingkat dasar dan menengah, Jerman untuk pendidikan vokasi, dan Korea Selatan dijadikan tolak ukur pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Presiden Joko Widodo menilai bahwa keempat negara tersebut telah berhasil beradaptasi dengan baik terkait sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan perubahan di masa depan. Sistem pendidikan yang diterapkan di empat negara tersebut sudah mengalami perubahan, terutama dengan adanya disrupsi teknologi yang berpengaruh terhadap berbagai sektor.

Bagaimanapun dunia kerja yang dihadapi di masa depan akan mengalami sejumlah perubahan sehingga penting untuk mempersiapkannya dari sekarang. Salah satunya dengan mulai mengadaptasi pola pendidikan baru mulai tingkat pendidikan usia dini hingga jenjang perguruan tinggi. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pembentukan Sumber Daya Manusia yang lebih unggul di masa depan yang tentunya tak bisa lagi didasarkan pada ilmu berdasar tren masa lalu melainkan masa depan.

Selain itu, Indonesia juga harus bersiap untuk mengantisipasi perubahan sosial ekonomi, demografi, lingkungan, struktural, termasuk juga adanya perubahan pasar tenaga kerja akibat adanya pandemi corona. Selama pandemi, para peserta didik mulai bangku prasekolah hingga perguruan tinggi dituntut untuk melakukan sistem pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media digital. Pola pendidikan ini nantinya dinilai juga bisa diterapkan guna mempersiapkan masa depan. 

Tentunya dengan berbagai perubahan yang terjadi selama pandemi, hal ini pastinya berdampak terhadap berbagai penyesuaian termasuk dalam hal pola pendidikan Indonesia. Dengan melakukan perubahan pola pendidikan yang bertolak ukur pada negara-negara yang sudah berhasil beradaptasi dengan baik, hal ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk membentuk SDM unggulan dan berkualitas namun tetap berkarakter dengan nilai-nilai Pancasila nantinya.

0 komentar:

Posting Komentar